Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pada tahun 2018, perusahaan aplikasi pesan Telegram telah berhasil menjual Crypto Token yang memecahkan rekor sebesar $1.700.000.000 melalui jaringan private investor.

Kali ini, Tokenomy dipercaya untuk bekerja sama dengan Gram Asia menyelenggarakan penjualan token GRAM secara eksklusif melalui Tokenomy Launchpad.

CEO Gram Asia Dongbeom Kim mengatakan, “Dalam kerja sama kami dengan Tokenomy, kami dengan senang hati menawarkan kepada 260 juta pengguna dari Indonesia akses istimewa dalam ekosistem Telegram Open Network.” 

Setuju dengan pernyataan dari Gram Asia, CEO Tokenomy Christian Hsieh menambahkan bahwa inisiatif yang sangat menarik ini berpotensi untuk mengubah bentuk dasar dari ekosistem blockchain yang ada saat ini.

Penjualan dan Pengiriman Token GRAM

Penjualan Token GRAM memiliki rincian sebagai berikut:

  • Token: GRAM
  • Harga Token:
    • 1 GRAM = 4 USDT
    • 1 GRAM = 56 IDK (atau 53 IDK apabila membeli 50 GRAM atau lebih dengan menggunakan IDK)
  • Token yang diterima: USDT dan IDK
  • Minimum pembelian: 1 GRAM
  • Periode pembelian: 19 Agustus 14.00 WIB – 30 Agustus 2019 14.00 WIB

Dari penjualan ini, Token GRAM akan dikirimkan dalam empat bagian berukuran sama selama periode 18 bulan. Komposisinya adalah masing-masing bagian sebesar 25% di 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, dan 18 bulan setelah peluncuran. Tanggal pengiriman Token GRAM ini dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung dari peluncuran mainnet TON.

Mulai 2 September 2019, pengguna Tokenomy dapat melakukan trading kontrak atas Token GRAM di masa mendatang, yang disebut fGRAM, di Tokenomy Exchange.

Setiap Token GRAM yang dibeli selama penjualan di Tokenomy Launchpad, maka secara otomatis Tokenomy akan mengkreditkan satu Token fGRAM sesuai dengan yang dibeli pada akun Tokenomy. 

Token fGRAM ini hanya dapat diperdagangkan di Tokenomy Exchange dan tidak dapat ditarik sampai proses pengiriman Token GRAM telah selesai.

Sebelum membeli Token GRAM di Tokenomy Launchpad, calon pembeli harus registrasi akun Tokenomy terlebih dahulu. Selanjutnya, akun tersebut akan melewati proses verifikasi dengan mengunggah beberapa data serta identitas yang dibutuhkan. Jika berhasil diverifikasi, pengguna bisa langsung membeli Token GRAM di sini.

Sekilas Tentang Telegram Open Network dan GRAM

Pada tahun 2018, Telegram mengumumkan akan segera menghadirkan platform Blockchain miliknya yang diberi nama Telegram Open Network (TON) dan aset digital bernama GRAM. Peluncuran TON dan GRAM akan memungkinkan Telegram untuk memperluas platform pesannya dan menyertakan sistem pembayaran, mirip dengan konsep WeChat.

Tujuan utama dari TON adalah untuk menciptakan sebuah platform Blockchain yang dapat memproses jutaan transaksi dalam per detiknya, tidak seperti Bitcoin dan Ethereum yang relatif lebih pelan dalam memproses transaksi Blockchain. Ini artinya, pengguna TON akan menikmati kecepatan transaksi pembayaran secepat Visa atau MasterCard.

TON juga akan mengadopsi algoritma konsensus proof-of-stake dalam jaringan Blockchain-nya untuk memastikan teknologi pembayaran yang digunakannya aman.

Melalui platform TON, perangkat lunak Light Wallet akan dibangun di atas Telegram. Pengguna Telegram dapat membayar layanan aplikasi pada TON dengan menggunakan aset digital GRAM.

Saat ini, Telegram telah memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif yang diperkirakan dapat mendorong adopsi GRAM secara komunitas. TON Blockchain sendiri diperkirakan akan dimulai pada 31 Oktober 2019.

Sumber: Penjualan Token Telegram (GRAM) di Tokenomy Launchpad!

Sumber foto: Blog Tokenomy

Email

Email

CoinToday.id © 2020. All rights reserved.

CoinToday.id © 2020. All rights reserved.